Tanam
Bakau SMP Santo Yoseph
Hutan bakau atau yang
biasa disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di atas kopitiam
mitra raya , berair payau yang terletak pada Batam Centere dan di pengaruhi
oleh pasang surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat tempat di mana
terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Baik di teluk-teluk yang
terlindung dari gempuran ombak , maupun di sekitar muara sungai dimana air
melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu. Ekosistem hutan
bakau bersifat khas , baik karena adanya pelumpuran yang mengakibatkan
kurangnya abrasi tanah ; salinitas tanahnya yang tinggi ; serta mengalami daur
penggenangan oleh pasang surut air laut. Hanya sedikit jenis tumbuhan yang
bertahan hidup di tempat yang semacam ini, dan jenis-jenis ini kebanyakan
bersifat khas hutan bakau karena telah melewati proses adaptasi dan
evolusi.Hutan-hutan bakau menyebar luas di bagian yang cukup panas di dunia ,
terutama di sekeliling khatulistiwa di wilayah tropika dan sedikit subtropika
Pada 1 Maret 2015 ,
Sekolah kami , SMP Santo Yoseph mengadakan acara tanam bakau di pesisir Pantai
Marunda , Jakarta Utara bersama sebagian guru Santo Yoseph dari TK , SD , dan
SMP ; para panitia penyelenggara , dan anggota pengurus osis SMP Santo Yoseph.
Sebelum berangkat , kami dipersiapkan terlebih dahulu dan berdoa bersama-sama .
Setelah itu , kami naik ke kendaraan masing-masing dan bersiap untuk berangkat
dimulai dari kedaraan no.1 hingga yang terakhir . Ketika mendekati tujuan kami
yaitu pesisir Pantai Marunda , kami disambut oleh poster-poster yang di tempel
di sekitar jalan menuju Marunda ,
rasanya sungguh bangga. Angin yang sangat kencang menyambut kami ketika sampai.
Kami pun duduk
menempati tenda yang sudah disediakan khusus untuk kami. Lalu , hujan yang
turun sangat deras serta angin kencang menerpa kami , tenda kami tak mampu
menghadangnya. Kami pun segera mengungsi ke sebuah kantin di sekitar sana ,
sebelumnya kami diberikan beberapa makanan ringan . Untuk melakukan perpindahan
dari tenda ke kantin memakan jarak yang agak jauh , sehingga membutuhkan payung
untuk melindungi tubuh dari derasnya hujan . Beberapa dari kami pun menjadi
“ojek payung” karena rasa solidaritasnya yang tinggi.
Pada akhirnya ,
keseluruhan dari kami berhasil pindah ke kantin yang cukup luas. Kami tetap
ceria , karena kami saling menghibur satu sama lain untuk menjauhkan rasa sedih
kami . Hujan deras dan angin kencang tidak akan pernah mematahkan semangat jiwa
kami, malah kami akan lebih bersemangat. Kami pun diarahkan oleh kru dari
Yayasan Mangrove Indonesia , cara menanam bakau , fungsi dari bakau , dan
sebagainya. Kami pun mendengar dan menanggapi dengan baik dan benar , supaya
kelak tidak terjadi kesalahan yang tidak diinginkan.
Ketika hujan mulai
berhenti , kami mengambil beberapa gambar bersama-sama untuk dijadikan
kenang-kenangan. Lalu , kami segera menyebrangi jembatan menuju pantai ,
jembatan yang terbuat dari rangkaian bambu itu tampak mengerikan dan berbahaya.
Para kru dari studio TV MNC TV sudah mulai meliput kegiatan kamidalam menanam
bakau . Kesibukkan dan keseriusan kami dalam menanam bakau adalah bentuk
semangat jiwa kami semua , kami pun
berhasil menanam cukup banyak bakau . Rasanya sungguh bangga bisa membantu
melestarikan alam kita . Wawancara-wawancara pun segera dilakukan oleh para kru
MNC TV .
Setelah selesai menanam
, kami segera membersihkan diri dari kotoran yang melekat di tubuh kami. Kami
pun makan siang bersama setelah membersihkan diri masing-masing . Beberapa dari
kami , mungkin banyak yang terluka karena dasar pantai yang berupa lumpur dan
bebatuan kasar . Tetapi hal itu tidak membuat kami resah , malah kami merasa
sangat sekali bangga terhadap sekolah kami yang telah mengadakan acara ini ,
kebanggaan kami juga terhadap hasil usaha jerih payah kami dalam menanam . Pada
akhirnya pun kami harus menikmati perpisahan yang mengakhiri kegiatan kita .
Sebagian besar
Wilayah Indonesia adalah laut . Sehingga dalam kondisi ini , Indonesia sangat
membeutuhkan bakau yang berperan penting dalam mencegah abrasi yang disebabkan
oleh air asin . Kalau begitu , tunggu apalagi? Mari kita tanam bakau
sebanyak-banyaknya ! Marilah kita balas kebaikkan alam kita ! Jangan salah ,
Tanam bakau itu seru lho! Jika ingin
mencoba , Ayolah!